YNTM Bersama Penyuluh dan Dinas Ketahanan Pangan TTU Pantau Kebun Sorgum Berbasis Eco Enzim

PERTANIAN

Yudy E. Elik

4/17/20261 min baca

Yayasan Nusa Timor Mandiri (YNTM) bersama penyuluh pertanian serta Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melakukan kunjungan lapangan dalam rangka pemantauan kebun tanaman sorgum di Desa Banain C, Kecamatan Bikomi Utara.

Kebun sorgum seluas 1 hektar tersebut merupakan milik Kelompok Tani Perkasih yang diketuai oleh Bapak Paskalis Kefi. Lahan ini menjadi salah satu lokasi dampingan YNTM dalam pengembangan pertanian berkelanjutan melalui penerapan pupuk organik berbasis eco enzim.

Dalam kegiatan pemantauan, tim meninjau secara langsung kondisi pertumbuhan tanaman sorgum yang menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan sehat. Penerapan eco enzim sebagai pupuk organik dinilai mampu meningkatkan kesuburan tanah serta mendukung pertumbuhan tanaman secara alami, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Perwakilan YNTM menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong praktik pertanian ramah lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat lokal. Melalui inovasi eco enzim, petani didorong untuk memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah diperoleh di sekitar mereka.

Sementara itu, pihak Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten TTU memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan YNTM bersama Kelompok Tani Perkasih. Model budidaya sorgum berbasis pupuk organik ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas sebagai solusi berkelanjutan dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di daerah.

Ketua Kelompok Tani Perkasih, Bapak Paskalis Kefi, menyampaikan bahwa pendampingan dari YNTM sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani, khususnya dalam penerapan teknologi sederhana namun berdampak besar seperti eco enzim.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara YNTM, pemerintah daerah, dan petani dapat terus diperkuat guna mendorong pertanian yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Timor Tengah Utara.